Random Post #6
Sekitar pukul 16.30, 2 Juni 2012.
Saya : (Browsing dan download sepuasnya dengan sangat tidak ber-peri-ke-internet-an di sebuah ruangan, sebut saja salah satu bagian dari kantor orang tua saya)
Suara dari TV : Ya, sebagaimana yang kita tahu bahwa angka 13 dan angka 4 merupakan angka keramat untuk sebagian besar masyarakat Indonesia. Banyak gedung-gedung ternama di Jakarta menghilangkan lantai 4 dan lantai 13 nya karena alasan angka keramat dan memiliki kesan mistis di dalamnya. (bla bla bla….)
Saya : (Masih asik browsing, membuka page-page yang benar-benar bandwidth killer. Mengabaikan suara TV yang membahana di samping telinga)
Suara dari TV : Berikut adalah pengalaman dari salah satu penjaga gedung ternama tersebut.
Suara dari TV : (Suara penjaga gedung) Iya waktu itu saya sedang jaga malam disini, lantai 13, tiba-tiba lampu yang ada di ruangan ini mati-nyala bergantian, padahal tidak ada orang disekitar sini, Cuma saya saja. Terus pernah juga ada seliweran putih yang kurang jelas sering lewat di lorong ini.
Saya : Kenapa tayangannya kayak gini sih? (bicara dalam hati sambil masih melanjutkan browsing)
Suara entah dari mana asalnya : Kriiiit….
Saya : (Duduk tegak, pandangan terbebas dari layar monitor, melihat kesegala penjuru. Karena tidak menangkap apapun disekitar ruangan tempat saya berada, jadi saya kembali ber-browsing ria)
Suara entah dari mana asalnya : Kriiiiiiiiiiiiit……
Saya : (Duduk tegak lagi sambil berbicara dalam hati) Duuuh, ya Allah, please, kalau ini bercanda, ini bercandaan yang sangat tidak lucu lah… (Lalu kembali browsing lagi)
Saya : (Kembali berbicara dalam hati) Eh, bentar deh, tadi ayah kan keluar, berarti harusnya ada di ruangan sebelah kan. Cek cek… (Bangkit dari kursi)
Saya : (Celingak-celinguk keluar ruangan, berdiri di tengah lorong, berjalan menuju ruang sebelah. Hasilnya, nihil, kosong, hanya ada laptop dan beberapa alat futuristik gak jelas)
Saya : (Berjalan keliling lorong di lantai 4 ini. Celingak-celinguk sambil memeriksa ruangan satu per satu. Hasilnya, tidak ada satu pun orang di lantai gedung ini. Artinya, saya sendiri di lantai ini. Kebingungan, lalu kembali ke ruangan tempat saya browsing.)
Saya : (Berbicara dalam hati lagi.) Eh, ini lantai 4 ya rin? Lalu?? Abaikan abaikan abaikan… (Kembali duduk sambil browsing lagi)
Suara dari TV : Apakah memang angka 4 dan 13 adalah angka yang mistis??
Saya : Ah, diam kamu. (Mematikan TV)
Saya : (Kembali browsing)
Suara entah dari mana asalnya : Kriiiiit….
Saya : (Diam, berhenti browsing, mencari air minum, lalu baca doa)
Ayah : (Masuk ruangan)
Saya : Huah, habis dari mana Yah?
Ayah : Dari lantai 3, kenapa?
Saya : Yah, aku pulang duluan ya…. (sambil mengambil tas, siap pergi secepatnya dari ruangan)
Ayah : Loh? Gak mau bareng aja nanti?
Saya : Gak deh, gak, makasih, aku duluan ya Yah, assalammu’alaikum (salim, langsung keluar ruangan)
Ayah : Nak, data kamu ketinggalan.
Saya : Oh iya -_____-;
Ayah : Kamu habis ada yang godain ya?
Saya : Hah? Gak tau Yah, aku duluan, dadaaaah, assalammu’alaikum.


